Lokasi saat ini:BetFoodie Lidah Indonesia > Sehat
Potret pembuat gelato Italia yang mengejar impian di Shanghai
BetFoodie Lidah Indonesia2026-07-07 11:53:43【Sehat】960 orang sudah membaca
PerkenalanAlessandro Conti (kiri) berbincang dengan pelanggan di toko gelato miliknya di Shanghai, China timur

Shanghai (ANTARA) - Di Kawasan Perlindungan Sejarah Jalan Hengshan-Fuxing (Hengfu) di Distrik Xuhui, Shanghai, terdapat sebuah kedai bernama Amuni Gelato yang menawarkan es krim ala Italia.
Pemilik kedai gelato ini adalah Alessandro Conti.
Hubungan Conti dengan China bermula saat dia masih mahasiswa.
Conti mengambil jurusan bahasa Mandarin di Universitas Palermo dan kemudian mengikuti program pertukaran mahasiswa di Chongqing, China barat daya.
Mengantongi gelar sarjana dalam penerjemahan simultan, Conti fasih berbahasa Italia, Inggris, dan Mandarin.

"Saya telah tinggal di banyak kota di China, tapi Shanghai adalah favorit saya," kata Conti.
"Ini kota internasional yang beragam, serta memberikan kesempatan bagi semua orang untuk mengekspresikan diri."
Preferensi Conti terhadap Shanghai mendorongnya untuk menetap di Shanghai dan memulai bisnisnya sendiri.

Sebagai vlogger makanan Italia dan pengusaha yang berbasis di Shanghai, Conti percaya bahwa keterbukaan dan inklusivitas Shanghai menjadi katalis bagi pengusaha muda.
"Mendirikan perusahaan di sini sangat mudah. Dari pendaftaran hingga penerbitan izin usaha, efisiensinya luar biasa," ujar Conti. "Saya ingin membangun keluarga dan masa depan saya di sini."
Suka(476)
Artikel Terkait
- Menteri PANRB pastikan pemerataan MBG hingga daerah terpencil
- Askrindo Surabaya mitigasi "over financing" dari Rp200 T di Himbara
- Kemenperin catat ragam komitmen investasi industri di World Expo Osaka
- BPJPH tegaskan kuliner halal representasikan budaya bangsa
- SPPG Polres Grobogan percontohan dapur bergizi berstandar tinggi
- UNICEF desak semua perbatasan ke Gaza dibuka
- Kadin Jatim tingkatkan profesionalisme tenaga SPPG dengan pelatihan
- Bank Aladin Syariah siap biayai pelaku usaha halal Rp19 miliar
- Komnas HAM pantau masalah MBG, ingatkan pangan
- Dua tahun perang Gaza dalam statistik
Resep Populer
Rekomendasi

KLH ungkap kondisi Tanjung Perak usai kedatangan kontainer Cs

Pegiat soroti lemahnya aturan iklan kental manis ancam kesehatan anak

Dana TKD dipangkas, Pemkot Solo tetap optimalkan pelayanan publik

Bupati Mimika: Lebih dari 3.000 pelajar menikmati program MBG

Dari dapur saat fajar, ke meja belajar

Empat ekor beruang muncul di perkebunan warga di Agam

Bank Aladin Syariah siap biayai pelaku usaha halal Rp19 miliar

Pemkot Padang ingatkan SPPG disiplin jalankan prosedur MBG